Danramil 0804-12/ Lembeyan Ikuti Pemeriksaan Mobile VCT Pelaku Seni Ludruk Suromenggolo

 


Magetan Lembeyan,  Dalam rangka mencegah penularan dan penanggulan HIV/AIDS, UPTD Puskesmas Lembeyan gencar lakukan sosialisasi, memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang cara penularan dan penyebaran HIV/AIDS. Salah satu aksi giat dengan melakukan pertemuan “Pelangi Hias” pencegahan, penanggulangan HIV/AIDS dan pemeriksaan VCT bertempat di lokasi tempat pentas seni Ludruk  Suromenggolo Desa Tunggur Kecamatan Lembeyan Kabupaten Magetan, Kamis (15/10/2020).

 

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua KPAD Kab. Magetan Bapak Nursalam, Camat Lembeyan yang diwakili oleh Bapak Subur, Kepala UPTD Puskesmas Lembeyan dr. Tatang Broto Legowo, Danramil 12/Lembeyan Kapten Inf Gunawan, Kapolsek Lembeyan Akp Suyatni SH, Kepala Desa Tunggur Sono Keling, Staf Puskesmas Lembeyan.

 

Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat khususnya anggota pemeran Ludruk Suromenggolo dengan menggunakan alat VCT Mobile, anggota Ludruk yang telah diperiksa sejumlah 30 orang.

 

Dihadapan para peserta, penanggung jawab bidang UKM kepala UPTD Puskesmas Lembeyan dr. Tatang Broto Legowo menyampaikan bahwa kasus penderita HIV/AIDS menunjukkan peningkatan setiap tahunnya. Beliau mengatakan meskipun diwilayah Kecamatan Lembeyan sampai saat ini masih ada orang yang terindikasi terjangkit HIV/AIDS ditahun 2020.

 

Masyarakat dihimbau untuk tidak panik dan takut secara berlebihan, justru yang perlu diketahui dan dipahami adalah bagaimana cara penularan virus ini sehingga dapat dicegah/diantisapasi penularannya. Secara umum penularan HIV/AIDS ada 4 cara yaitu melalui hubungan seks beresiko (berganti-ganti pasangan), melalui transfusi darah, ibu hamil yang menularkan kepada anaknya (melalui cairan ketuban, ASI,dll) dan penularan yang ke empat melalui penggunaan peralatan seperti  jarum suntik, silet, tato, sikat gigi yang kontak langsung dengan penderita.

 

UPTD Puskesmas Lembeyan juga menyediakan sarana pemeriksaan gratis jemput bola bagi sukarelawan yang menghendaki pemeriksaan kesehatannya. Program ini diberi nama Mobile VCT (Voluntary Counselling and Testing) HIV/AIDS dimana kegiatan dilakukan diluar tempat layanan. Petugas memberikan konseling dan pengambilan sampel darah untuk diperiksa di laboratorium. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya untuk mendeteksi HIV/AIDS sejak dini "ujarnya, (R12).

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Saka Wira Kartika Binaan Koramil 0804/08 Barat dibekali Materi Kompas

Pengajian Haul KH. Abdul Karim Joyodipuro Almarhum Pimpinan Pondok Pesantren Singo Wali Songo Desa Becok

Babinsa Koramil 04 Parang Hadiri Pengajian Umum di Desa Binaanya