Danramil Hadiri Musdes Penetapan Pemutakhiran Data IDM Berbasis SDGs Di Desa Tapen


Magetan
– Danramil Tipe B 0804/12 Lembeyan Kapten Inf Arif Wibowo menghadiri Musyawarah Desa Penetapan  pemutakhiran data IDM (Indeks Desa Membangun) berbasis SDGs (Sustainable Development Goals) bertempat di Balai Desa Tapen, Kecamatan Lembeyan Kabupaten magetan  Jum'at (25/06/21)

 

Kegiatan tersebut di hadiri oleh, Camat Lembeyan Saiful Yani, Danramil Tipe B 0804/12 Kapten Inf Arif Wibowo, Kapolsek lembeyan yang diwakili kanit Binmas Aiptu Jiran Kades Tapen Slamet Riyanto beserta perangkat, ,Ketua BPD H. Komarudin beserta anggota, pendamping desa Yayan K, Babinsa Tapen  Sertu suroto, Babinkamtibmas Brigadir  Dedi A, Relawan pemutakiran data IDM berbasis SDGs

 

Dalam sambutanya Kepala desa Taoen Slamet Riyanto mengatakan ,” Desa Tapen telah membentuk Tim Relawan kelompok Kerja Pemutakhiran Data dengan diterbitkannya SK Kades Tapen nomer 35 tahun 2021,:ujarnya

 

“ Tujuan dalam bimtek sebagai upaya terpadu dalam pemutakhiran data secara online guna mewujudkan percepatan pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan,”jelasnya.

 

Dalam sambutanya Danramil Tipe B 0804/12 Lembeyan Kapten Inf Arif Wibowo menuturkan "Terima kasih karena Desa tapen telah melaksanakan penetapan Pemutakhiran Data IDM berbasis SDGs,

Kami dari Koramil akan melakukan pendampingan dan monitoring sesuai dengan tugas dan tanggung jawab kami".

 

Danramil juga menghimbau pemerintah desa dan tim pendata agar dapat mematuhi protokol kesehatan dalam melaksanakan pendataan dan ikut himbau warga disiplin Protokol Kesehatan cegah penyebaran Covid-19 serta tidak lupa menggunakan atribut pendataan.Pungkas Danramil ( R 12)

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengajian Haul KH. Abdul Karim Joyodipuro Almarhum Pimpinan Pondok Pesantren Singo Wali Songo Desa Becok

Putus Rantai Penyebaran Covid 19, Babinsa Belotan Dampingi Warga PSHT Adakan Penyemprotan Disinfektan Di Wilayah Binaan

Pondok Pesantren Tangguh Semeru di Desa Pojok Edukasi Santri Cegah Penyebaran Covid-19